LIB: Uji Coba Penonton BRI Liga 1 Mungkin di Pekan 14-15 di Stadion Manahan



Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita menerangkan persiapan uji coba penonton di BRI Liga 1 2021/2022 telah memasuki tahap akhir. Kemungkinan, uji coba kehadiran penonton bakal dilakukan pada pekan 14 atau 15 di Stadion Manahan, Solo.


Akhmad Hadian Lukita menyebut LIB punya tim sendiri untuk merancang kehadiran penonton. Ia telah menerima informasi bahwa penyusunan sudah memasuki tahap akhir sehingga bisa dicoba pada akhir November atau awal Desember.


"Ada tim khusus yang saya bentuk dari LIB juga. Mungkin dalam minggu ini atau minggu depan akan presentasi ke kami dan katanya sudah tahap akhir," kata Lukita kepada awak media beberapa waktu lalu.


"Kalau di Jawa tengah mungkin yang dipakai Stadion Manahan, karena satu-satunya yang pakai number seat. Kalau pekannya saya agak lupa, mungkin 14-15," ia menambahkan.


Adapun partai mana yang bakal dicoba adanya penonton belum diungkap oleh LIB. Sebab, ada sejumlah pertimbangan termasuk berkoordinasi dengan pemerintah.


"Ada risiko-risiko yang apakah big match, apakah seru match, atau apa. Ini yang lagi kita pertimbangkan. Tapi jujur, ini juga semua harus kita presentasikan ke pemerintah," jelas Lukita.


"Nanti kan pasti ditanya, 'Anda sudah sejauh mana membangun sistem?' nanti kita akan minta waktu, karena waktu itu setelah dengan Pak Menpora, setelah itu kita usahakan untuk rakor lagi dengan pihak-pihak terkait," terangnya.


Untuk tahap percobaan, penonton yang hadir ke stadion nantinya adalah undangan. Itu berarti tidak hanya suporter, namun pihak-pihak terkait yang bertujuan untuk sebagai bagian dari sosialisasi kepada masyarakat.


"Perwakilan suporter, pasti. Pemda terkait, Satgas Covid-19, sponsor, partner-partner yang sudah jalan dengan kita atau calon partner. Lalu juga Askot serta Askab setempat, mungkin asprov nanti kita undang juga, karena kita ingin yang diundang bukan sekadar nonton, tapi juga mensosialisasikan cara waktu dia mau menonton."


"Anggaplah kita kasih tiket virtual, tiketnya tidak dijual, kita kasih, tapi anggaplah sudah beli tiket, dikasih nomor duduknya, nanti kita arahkan ke mana, skenario-skenario itu yang mungkin sambil akan kita buka."


"Mereka boleh pakai Instagram, ini sekarang begini-begini, kita sudah boleh masuk, dengan catatan duduknya seperti ini. Kita pingin juga mereka jadi agen kita dalam berkampanye soal ini," pungkasnya.


Sejauh ini, BRI Liga 1 dan Liga 2 berjalan tanpa penonton karena pandemi Covid-19. Protokol kesehatan sangat ketat pun diterapkan hingga pembatasan orang di stadion sebanyak 299 orang.


Sementara saat uji coba dikabarkan boleh diisi hingga 1000 orang termasuk di dalamnya, pemain, perangkat pertandingan, panitia pertandingan serta para undangan.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama