Langsung Temui Aliansi Suporter, Madura United Janji Penuhi Tuntutan


Aliansi Suporter Madura United menggelar demo di depan kantor Madura United di Jl. Panglegur Pamekasan, Minggu (7/11/2021), sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap performa tim di Liga 1 2021-2022.

Membawa bendera, spanduk, dan poster bernada kekecewaan, para suporter Madura United tersebut meminta manajemen mendengarkan tuntutan mereka.

Melihat hal itu Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PMBM) yang menaungi Madura United, Ziaul Haq turun langsung ke kerumunan di tengah terik matahari kota Pamekasan.

Pria yang akrab disapa Habib tersebut mendengarkan keresahan yang disuarakan termasuk empat poin tuntutan Aliansi Suporter:

1. Pelatih Madura United (Rahmad Darmawan) dan Asisten Pelatih Madura United (Rasiman) harus mundur dari jajaran.

2. Pemain yang tidak sepenuh hati bermain untuk Madura United harus out.

3. Manajemen harus lebih kooperatif dengan suporter.

4. Sisa-sisa (kepengurusan) Haruna Soemitro harus keluar dari manajemen Madura United.

Setelah mendengar tuntutan tersebut, Ziaul Haq duduk bersama di dalam ruangan dengan perwakilan Aliansi Suporter Madura United supaya diskusi berjalan lebih kondusif.

Namun, ajakan tersebut ditolak oleh perwakilan suporter sebab para fans menginginkan jawaban langsung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

“Buat Madura United kami tidak takut panas, yang kami takutkan Madura United turun ke kasta kedua,” ujar salah satu suporter.

Mendengar pernyataan itu, Ziaul Haq pun memberikan apresiasi kepada para suporter yang rela berpanas-panasan demi Madura United.

Sejurus kemudian, di depan puluhan suporter yang hadir, Ziaul Haq menjanjikan akan ada revolusi tim seperti yang tercantum pada dua poin pertama tuntutan suporter. 

“Baik kalau memang itu yang menjadi tuntutan suporter itu sendiri, hari ini Minggu tanggal 7 saya sendiri pastikan bahwa akan ada perubahan pelatih dan asisten,” ujarnya disambut sorak sorai dari suporter.

“Termasuk beberapa pemain yang diminta oleh teman-teman suporter akan kami lakukan evaluasi,” imbuhnya.

Ziaul Haq berkomitmen untuk menyelesaikan masalah performa ini secara transparan dan terbuka kepada suporter.

Akan tetapi, pihaknya minta diberikan waktu karena untuk melakukan evaluasi tidak bisa serta merta dilakukan secara instan.

“Sebenarnya, manajemen sudah melakukan dan akan memutuskannya hari ini. Namun, kepada teman-teman suporter perlu dipahami karena ada jeda paruh musim kedua, sehingga kami harus melakukan finalisasi kontrak,” ujar Ziaul Haq.

“Terima kasih dan dan mohon maaf yang sebesar-besarnya dari jajaran manajemen Madura United pada kesempatan ini,” pungkasnya disambut dengan sorak sorai suporter.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama